
Bagaimana Memilih Waktu yang Tepat untuk Berangkat Umroh: Tips dari Sunna Travel

Pendahuluan
Memilih waktu yang tepat untuk berangkat umroh adalah salah satu keputusan penting yang sering diabaikan calon jamaah. Padahal, faktor waktu akan memengaruhi banyak hal — mulai dari kenyamanan, biaya, kesehatan, hingga kualitas ibadah.
Di Sunna Travel, kami menekankan bahwa perjalanan umroh bukan sekadar “liburan religi”, tapi ibadah mulia yang menjadi tamu Allah ﷻ. Oleh karena itu, pemilihan waktu keberangkatan harus mempertimbangkan tiga aspek: kemudahan perjalanan, kondisi fisik, dan kekhusyukan ibadah.
Dalam artikel ini, kami akan memandu Anda memahami musim umroh, cuaca di Mekkah–Madinah, kelebihan dan kekurangan tiap periode, tips hemat biaya, hingga kisah nyata jamaah yang memilih waktu keberangkatan dengan bijak.
1. Mengapa Pemilihan Waktu Sangat Berpengaruh dalam Umroh?
Secara syariat, umroh bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun. Allah ﷻ berfirman:
وَأَتِمُّوا۟ ٱلْحَجَّ وَٱلْعُمْرَةَ لِلَّهِ
“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah.” (QS. Al-Baqarah: 196)
Ayat ini menunjukkan bahwa ibadah umroh tidak dibatasi waktu tertentu. Namun secara teknis, memilih waktu yang tepat akan memengaruhi:
-
Tingkat kepadatan jamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
-
Biaya perjalanan (tiket, hotel, transportasi).
-
Kenyamanan beribadah dalam suhu ekstrem.
-
Akses layanan seperti Raudhah, thawaf, atau ziarah.
2. Memahami Musim Umroh di Arab Saudi
a. Low Season (Musim Sepi)
-
Periode: biasanya di luar bulan Ramadan, musim haji, dan libur sekolah.
-
Kelebihan: harga hemat, masjid lebih lengang, pelayanan lebih personal.
-
Kekurangan: suasana kurang semarak dibanding musim ramai.
b. High Season (Musim Ramai)
-
Periode: Ramadan, libur sekolah, dan bulan menjelang musim haji.
-
Kelebihan: suasana penuh semangat ibadah, pahala Ramadan berlipat.
-
Kekurangan: harga mahal, jamaah membludak, tenaga ekstra dibutuhkan.
3. Cuaca di Mekkah dan Madinah Sepanjang Tahun
| Bulan | Suhu Siang | Suhu Malam | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Jan–Feb | 25–30°C | 15–20°C | Musim dingin ringan, nyaman untuk lansia. |
| Mar–Apr | 30–35°C | 20–25°C | Mulai hangat, ramai menjelang Ramadan. |
| Mei–Sep | 40–45°C | 25–30°C | Musim panas, perlu stamina tinggi. |
| Okt–Des | 28–34°C | 18–24°C | Sejuk, cocok untuk semua usia. |
4. Rekomendasi Bulan Terbaik untuk Umroh
Januari – Februari
-
Cuaca sejuk, cocok untuk lansia.
-
Harga relatif stabil setelah libur akhir tahun.
Maret – April
-
Cocok bagi yang ingin umroh jelang Ramadan.
-
Awal April biasanya mulai ramai, harga naik.
Mei – Juni
-
Musim panas dimulai, cocok bagi jamaah muda.
-
Harga lebih murah di awal musim panas.
Juli – Agustus
-
Suhu sangat panas, perlu fisik prima.
-
Jamaah lebih sedikit, bisa lebih leluasa ibadah.
September
-
Mulai turun suhu, harga masih terjangkau.
-
Cocok untuk yang mencari low season.
Oktober – November
-
Suhu nyaman, cocok untuk keluarga.
-
Tidak terlalu padat, harga kompetitif.
Desember
-
Ramai saat libur akhir tahun.
-
Cuaca dingin malam hari, persiapkan jaket.
5. Strategi Hemat Biaya Berdasarkan Waktu
-
Pesan tiket jauh hari — 3–6 bulan sebelumnya.
-
Manfaatkan low season untuk paket hemat.
-
Hindari peak season kecuali untuk tujuan khusus seperti Ramadan.
-
Gabung rombongan agar biaya akomodasi lebih murah.
6. Persiapan Fisik dan Mental Sesuai Musim
-
Musim Panas: bawa topi/penutup kepala, kacamata hitam, minum air zamzam sering-sering.
-
Musim Dingin: siapkan jaket ringan, pelembab kulit, dan kaos kaki hangat.
-
Musim Ramai: jaga kesabaran, atur jadwal ibadah di jam sepi.
7. Kisah Nyata Jamaah Sunna Travel
Umroh Musim Panas
Pak Abdullah, 35 tahun, berangkat di bulan Juli. Meski suhu 43°C, ia merasakan kelebihan karena Masjidil Haram relatif lengang. “Saya bisa thawaf dekat Ka’bah tanpa terlalu berdesakan,” ujarnya.
Umroh Musim Dingin
Bu Siti, 58 tahun, memilih Januari. Ia senang karena udara sejuk, tapi perlu membawa baju hangat untuk salat Subuh.
8. Landasan Syari’at dalam Memilih Waktu
Memilih waktu umroh bukan masalah ibadah yang ditentukan dalil khusus, tapi lebih pada kemaslahatan. Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam pernah umroh di bulan Dzulqa’dah, yang saat itu termasuk bulan haram. Ini menunjukkan umroh boleh dilakukan kapan saja.
9. Checklist Memilih Waktu Umroh
-
Cek kalender Hijriyah & Masehi.
-
Bandingkan harga paket.
-
Sesuaikan dengan kondisi fisik.
-
Tentukan tujuan khusus (misal: ingin umroh Ramadan).
10. Kesimpulan
Memilih waktu yang tepat untuk berangkat umroh akan memengaruhi biaya, kenyamanan, dan kualitas ibadah. Pertimbangkan musim, cuaca, kepadatan jamaah, serta kondisi pribadi.
Sunna Travel siap membantu merencanakan umroh Anda agar sesuai sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam, nyaman, dan penuh keberkahan.

Previous Post
Next Post